Mahasiswa MPI UINAM Gelar Service Learning di MTs Madani Alauddin

Gambar Gravatar
Jumat, 16 Jul 2021, 6: 52 am-Edukasi

ZONATIMES.COM, Makassar – Manajemen berasal dari kata To Manage yang artinya mengatur. Pengaturan dilakukan melalui proses dan diatur berdasarkan urutan dan fungsi-fungsi manajemen itu.

G.R. Terry menyatakan bahwa manajemen adalah satu proses yang khas yang terdiri dari tindakantindakan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditentukan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber-sumber lainnya. Jadi manajemen itu merupakan suatu proses untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan Ada kaitan yang erat antara organisasi, administrasi dan manajemen.

Menurut Drs. Winarno Hamiseno pengeleloaan adalah substantifa dari mengelola. Sedangkan mengelola adalah suatu tindakan yang dimulai dari penyusunan data, merencana, mengorganiasikan, melaksanakan sampai dengan pengawasan dan penilaian.

Pengertian kelas itu sendiri, menurut Hadari Nawawi Kelas dapat dipandang dari dua sudut yaitu, pertama kelas dalam arti sempit yakni, ruangan yang dibaatsi oleh empat dinding, tempat sejumlah siswa berkumpul untuk mengikuti proses belajar mengajar.

Kedua kelas dalam arti luas adalah, suatu masyarakat sekolah, yang sebagai satu kesatuan diorganisasi menjadi unit kerja yang kegiatan belajar mengajar yang kreatif untuk mencapai satu tujuan.

Service Learning yang dilaksanakan mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) ini dilakukan pada 9 Juni 2021. Service Learning dimulai dengan memasukkan surat pengantar dan MOU kepada pihak sekolah, selanjutnya pada 10 Juni 2021 mahasiwa semester 6 MPI UINAM melakkan observasi pertama sekaligus memperkenalkan diri kepada pihak sekolah.Kemudian, pada 11-13 Juni 2021, mahasiswa melakukan perbaikan pada kelas yang diamanahkan.

Dengan diadakannya Service Learning Pengelolaan kelas ini, mahasiswa dapat mengetahui bagaimana pengaturan tempat duduk yang sesuai dengan jumlah siswa pada tiap kelas, dimana itu akan sangat mempengaruhi kelancaran proses belajar mengajar.

Kemudian Ventilasi dan pengaturan cahaya pada kelas, dimana ventilasi yang memadai akan mempengaruhi tingkat kenyamanan peserta didik, jendela, harus cukup besar sehingga memungkinkan panas cahaya matahari masuk.

Terakhir Pengaturan dan penyimpanan barang-barang, dimana barang-barang hendaknya disimpan pada tempat khusus yang mudah dijangkau jika diperlukan yang akan dipergunakan bagi kepentingan belajar mengajar. Tentu saja masalah pemeliharaan barang-barang tersebut akan sangat penting, dan secara periodik harus dicek.