oleh

Pesan Kamaruddin Amin: Belajar Agama Harus dari Sumber yang Tepat

Sabtu, 20 Jun 2020, 2: 22 pm
Dirjen Bimas Islam Kementrian Agama, Prof Kamaruddin Amin saat menyampaikan tauziah di Hala Bi Halal Kebangsaan PCNU Kota Makassar (Foto:Ist)

ZONATIMES.COM, Makassar – Kemajuan teknologi era sekarang ini membuat masyarakat dengan mudah mengakses informasi. Kebutuhan masyarakat tak lagi sulit didapatkan.

Dengan kecanggihan teknologi. Tak sedikit masyarakat memanfaatkan smartphonenya sebagai tempat belajar untuk mengakses literatur-literatur keilmuan, tak terkecuali ilmu agama.

Namun, belajar ilmu agama dari sumber informasi seperti internet pastinya berbeda ketika belajar dari sumber asli yang memiliki otoritas keilmuan, seperti para ulama.

Hal itu menjadi pesan yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Bimas Islam Kementerian Agama RI, Prof Kamaruddin Amin dalam acara Halal Bi Halal Kebangsaan Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Makassar, bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, Kodim 1408/BS Makassar dan Kapolrestabes Makassar yang digelar secara virtual, Jumat (19/6/2020) kemarin.

Baca Juga  Kunjungi Rumah Baca, ini Harapan Akbar Tanjung

“Menjadi penting bagi kita semua bagaimana memastikan anak-anak generasi muda kita belajar tidak cukup dengan hanya berdasarkan sumber internet atau media sosial semata, itu hanya menjadi suplemen ilmu saja. Sehingga kita perlu secara bersama seperti Nahdlatul Ulama yang memiliki banyak ulama dengan ilmu keagamaan yang mumpuni merespon kebutuhan anak millenial bagaimana belajar agama secara mudah dan cepat dari para ulama atau ilmuan yang memang memiliki otoritas keilmuan yang yang memadai,” ujar Kamaruddin Amin.

Menurut Kamaruddin Amin, belajar agama dengan tidak memahami secara utuh terhadap suatu konteks masalah khususnya yang berkenaan dengan konsep kenegaraan, terkadang itu melahirkan kekeliruan memahami hubungan antara agama dan negara

Baca Juga  ITMT Indonesia Gelar Workshop Hypnoparenting ‎‎(Pola Asuh Modern dengan Hypnosis)‎

“Yakni selalu mempertentangkan kedudukan agama dalam konsep kenegaraan atau sebaliknya. Maka ketika hal itu terjadi pasti soliditas dan komitmen kebangsaan kita pasti selalu terganggu atau memunculkan riak-riak,” jelasnya.

Sementara itu Penjabat Walikota Makassar Prof Yusran Yusuf dalam sambutannya mengajak kepada seluruh elemen untuk senantiasa menjaga solidaritas kebangsaan di masa pandemi Covid-19.

“Jalau kita solid dan bersatu seberat apapun permasalahan yang dihadapi pasti kita dapat lalui dan atasi secara bersama,” kata Yusran Yusuf.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Makassar KH. Kaswad Sartono dalam sambutan silaturrahimnya menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Makassar, jajaran TNI dan Polrestabes Makassar.

Baca Juga  Lurah Paccinongan Gowa Cegah Corona di Masyarakat

“Terimakasih atas kebersamaan dan kerjasamanya sehingga acara halal bi halal kebangsaan berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Pada acar itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar H. Arsyad Ambo Tuo dan jajarannya, Ketua FKUB Kota Makassar Prof. Arifuddin Ahmad, Wakil Ketua PWNU Sulsel KH. Amirullah Amri, Sekretaris Umum DMI Kota Makassar Dr. Saifullah Rusmin, Ketua KNPI Kota Makassar Rio Christoper, Pimpinan Majelis-Majelis Agama dan elemen masyarakat lainnya.

Dipandu Sekretaris Tanfidziyah PCNU, Usman Sofian, diakhir acara, Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Makassar, Anregurutta Baharuddin HS, menutup acara dengan doa bersama.

Baca Juga