oleh

Tanggapi Berita Hoax, PMII Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam Cabang Makassar Mengadakan Kajian Analisis

Sabtu, 04 Apr 2020, 4: 24 pm
Pamflet Kajian Online

ZONATIMES.COM, Makassar – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Ekonomi dan Bisnis Islam Komisariat UIN Alauddin Makasaar Cabang Makassar mengadakan kajian umum berbasis online dengan Tema “Media di Antara Wacana Seputar Covid-19” yang dilaksanakan pada Jumat 3 April 2020.

Kegiatan ini bertujuan untuk melihat bagaimana media memproduksi berita dan membentuk opini di tengah masyarakat, serta dapat menganalisa yang mana berita baik, benar dan tidak mengandung unsur kebohongan didalamnya atau biasanya disebut dengan kata Hoax.

Baca Juga  Ops Keselamatan 2020, Satlantas Polres Takalar Kampanyekan Cegah Covid-19

Kajian online tersebut di ikuti oleh beberapa Mahasiswa dan Mahasiswi dari seluruh daerah di Indonesia.

Adapun yang menjadi pemateri dalam kegiatan ini adalah Muhammad Khudri selaku Pengurus PMII Komisariat UIN Alauddin Makassar Cabang Makassar.

Muhammad Khudri mengukapkan hal yang dirasakan pada saat membawakan materi di kajian online tersebut.

“Menurut saya kajian online ini merupakan satu langkah strategis dan sangat produktif untuk mengaktifkan keilmuan sahabat-sahabat di kediaman masing-masing. Yang menarik dari kajian ini karna menghadirkan peserta dari penjuru Nusantara, Sahabat PMII se-Indonesia. Meskipun via online, tekanan mentalnya cukup kuat karna diikuti oleh ratusan peserta,” ungkapnya

Baca Juga  Top, SMAN 3 Makassar Raih Penghargaan Piala Merak Sekolah Ramah Anak

Sementara itu Ketua PMII Rayon FEBI Komisariat UIN Alauddin Makassar, Sahabat Iqra Saleh memberikan pandangan terhadap tema yang telah di angkat pada kajian online tersebut.

“Pandangan saya terhadap kajian, mengenai media diantara wacana covid-19 adalah bagaimana agar pengembangan analisis terhadap perkembagan isu yang disajikan media dapat kita telisik atau teliti tentang akuratnya informasi yang sementara tersebar, sehingga tidak menjadi korban dari segala kepentingan media yang menyebar informasi yang tidak akurat, tetapi bagaimana kemudian kita bisa menghentikan penyebaran berita hoax yang beredar,” jelasnya ke zonatimes.com Sabtu 4 April 2020.

Baca Juga  Mahasiswa KKN UINAM di Patampanua Pinrang Semprot Disinfektan Masjid dan Gereja

 

Citizen Reporter : Rahmat

Baca Juga