Indonesia Bikin Festival Kopi di Dubai, Transaksi Capai Rp 3,6 Miliar

Gambar Gravatar
Sabtu, 08 Mei 2021, 10: 46 am-Ekonomi

ZONATIMES.COM – Kementerian Perdagangan melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Dubai menyelenggarakan Indonesian Kopi Festival di Festival City Mall Dubai pada 29 April—1 Mei 2021, Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Festival kopi bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Abu Dhabi dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia.

Berdasarkan laporan dari laman resmi Kemendag, potensi transaksi sebesar dari festival kopi tersebut senilai USD 250 ribu atau Rp 3,6 miliar. Kegiatan dihadiri 3.871 pengunjung.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam menyikapi tetap besarnya minat masyarakat setempat terhadap produk kopi di masa pandemi Covid-19 dan dilaksanakan dengan pengawasan sangat ketat oleh Pemerintah Kota Dubai.

Pemberian sampel kopi secara gratis oleh para peserta kepada para pengunjung juga tetap memperhatikan ketentuan protokol kesehatan yang berlaku. “Produk kopi Indonesia sangat diminati di pasar internasional karena memiliki cita rasa yang khas dan nikmat. Hal tersebut menjadi nilai lebih bagi produk kopi Indonesia di mancanegara dan harus kita jaga serta promosikan lebih intensif,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi di kesempatan terpisah.

Duta Besar RI untuk UEA Husin Bagis menyampaikan, kegiatan ini merupakan yang pertama kalinya diselenggarakan di Dubai dan direncanakan dapat menjadi kegiatan tahunan. “Di samping itu, penyelenggaraan acara ini diharapkan mampu meningkatkan perhatian dan persepsi positif konsumen terhadap produk kopi Indonesia, serta menarik minat buyer sekaligus meningkatkan nilai ekspor produk kopi ke wilayah UEA maupun Timur Tengah dan Afrika,” terang Dubes Husin Bagis.

Indonesian Kopi Festival menghadirkan berbagai produk kopi Indonesia dan diikuti delapan perusahaan kopi Indonesia, yaitu PT Mayora Indah Tbk, PT Kapal Api Global, PT Sari Incofood Corporation, PT Sumber Kopi Prima, PT Bahtera Arta Raharja Global, CV Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah, CV Kopi Prabu, dan Nusantara Kopi.

Kegiatan ini mengundang beberapa perwakilan Indonesia lainnya di wilayah Timur Tengah, Kamar Dagang, asosiasi pelaku usaha produk kopi, serta buyer produk kopi wilayah UEA. “Ke depan, acara ini juga diharapkan mampu mendorong terciptanya kerja sama antara perusahaan kopi Indonesia dengan investor setempat untuk mendirikan pabrik kopi di wilayah UEA, tentunya dengan bahan baku yang semuanya berasal dari Indonesia,” imbuh Dubes Hasan Bagis.

Kepala ITPC Dubai Muhammad Khomaini menambahkan, kegiatan ini turut memfasilitasi pertemuan penjajakan kesepakatan dagang (business matching) antara peserta dengan buyer potensial untuk membicarakan potensi transaksi dagang. “Beberapa buyer potensial dalam kegiatan ini hadir untuk bertemu langsung dengan sebagian peserta pameran dan ITPC Dubai memfasilitasi pertemuan tersebut dengan melakukan pendampingan kepada para peserta,” kata Khomaini.

Nilai ekspor produk kopi Indonesia ke UEA pada 2020 tercatat sebesar USD 2,66 juta atau meningkat sebesar 22,44 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar USD 2,17 juta. Tren positif ini menandakan permintaan yang cukup kuat terhadap produk kopi meskipun di tengah kondisi pandemi Covid-19.