Penyanyi Asal Makassar, Bie Maroni Bakal Rilis Single Terbarunya

Gambar Gravatar
Sabtu, 04 Jul 2020, 6: 40 pm-Entertainment

ZONATIMES.COM, Makassar – Penyanyi asal Kota Makassar, Bie Maroni, akan merilis single terbarunya, 9 Juli 2020 mendatang. Single yang berjudul Trapped bercerita tentang “Hati dan bibir bertentangan. Mata tak bisa berbohong”.

Ketika rasa kecewa menimpa berulang kali tanpa jeda, tanpa ada jalan keluar yang muncul, akhirnya terjebak (trapped) dalam depresi yang merasa lumpuh dan merasa tak berdaya.

Bie Maronie melalui lagu “Trapped” menggambarkan hal tersebut, ketika seseorang mengeluarkan semua perasaan yang lama terpendam.

Dengan suara penuh emosi, vokalis berkarakter yang pernah menjadi finalis diberbagai ajang pencarian bakat ini, berperan sebagai wanita yang berani mengungkapkan isi hati yang sebenarnya dengan menyalahkan pasangan atas rasa depresi yang dialaminya.

“Saya juga pernah rasakan. Ya, walau mungkin tidak separah yang ada di dalam lagu, saya bisa kok memposisikan diri sebagai orang yang hampir mau meledak karena depresinya,” Kata Bie, sang Penyanyi Trapped, via whatsappnya, Sabtu (4/7/2020).

Lagu “Trapped” diciptakan dalam bahasa internasional yaitu bahasa Inggris, dengan pertimbangan bahwa manusia adalah manusia walaupun tinggal di negara yang berbeda. Masalah depresi dalam percintaan adalah pandemi global, sehingga lagu ini bisa “nyambung” dengan pendengar di belahan dunia mana pun.

Dalam upaya memperoleh bumbu internasional yang pas, tim produksi Daeng Nyikko dan Daeng Ngawing dari Dejavu Music Productions, berkolaborasi dengan Jeremy H alias Daeng Jarre, vokalis/songwriter asal Amerika Serikat, untuk berkontribusi dalam konstruksi lagu.

Bie Maronie juga berkolaborasi dengan Daeng Jarre untuk berperan di dalam lagunya sebagai pasangan yang juga pasrah dengan keadaan, serta jenuh dengan rasa depresinya sang kekasih yang tak ada hentinya.

Diiringi musik electronic/dance modern yang disusun untuk mencerminkan suasana hati yang berniat untuk melampiaskan perasaan, “Trapped” disesuaikan dengan selera penikmat musik di era sekarang, dengan pesan yang melintas generasi dan zaman.