oleh

Polisi Gerebek Kamar Hotel, Wanita Ketakutan hingga Celananya Dikencingi

Gambar Gravatar-Hukrim - 15 November 2019

ZONATIMES.COM – Di yakini sebagai seorang pelacur yang masih berusia 26 tahun di Thailand, ia membasahi celananya saat mengetahui dirinya digerebek oleh tim personel polisi di sebuah Hotel di Jelutong.

Dilansir the star, Jumat, 15 November 2019, Kepala Senior CID Penang Asst Comm Datuk Zainol Samah mengatakan wanita itu telah menolak untuk bekerja sama dengan polisi yang mengetuk pintu kamar hotel tempat dia berada.

“Setelah satu jam membujuk wanita itu untuk keluar dari ruangan, polisi mendobrak pintu ketika dia menolak untuk membukanya dan menemukannya menangis dan ketakutan,” kata Datuk Zainol Samah

Baca Juga  Lantik Dirinya Jadi Rasul, Pimpinan Tarekat Tajul Khalwatiyah Gowa Jual Kartu Masuk Surga

Lebih lanjut dikatakan SAC Zainol, selain wanita itu, sembilan wanita asing lainnya, terdiri dari lima dari Thailand, Indonesia (dua) dan Vietnam (dua), yang berusia antara 22 dan 30, juga ditahan selama operasi dengan nama sandi Ops Noda.

“Selama penggerebekan, kami menemukan bahwa beberapa wanita sibuk melayani pelanggan mereka di kamar yang berbeda,” kata dia lagi.

Investigasi awal menemukan bahwa para wanita itu mencari klien mereka melalui aplikasi pesan WeChat dan bahwa pelanggan mereka dikenai biaya RM220 untuk sesi 45 menit.

Baca Juga  Bertindak Kekerasan, Pelaku Akan Diproses Hukum, Begini Petunjuk Kapolda Sulsel

“Polisi juga menemukan kondom dan pelumas bekas di kamar hotel dan menyita uang tunai yang diyakini berasal dari kegiatan pelacuran,” katanya.

SAC Zainol lebih jelas, serangan itu dilakukan oleh Secret Society, Gaming dan Wakil Divisi polisi (D7), yang bertujuan untuk memerangi kejahatan di negara bagian itu.

“Serangan itu dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat tentang dugaan kegiatan tidak bermoral yang terjadi di hotel,” katanya. Kasus ini akan diselidiki di bawah KUHP untuk pelacuran.

Komentar

Baca Juga