oleh

Rektor UIN Hamdan Juhannis Kupas Makna Maulid di Pemkot Makassar

Gambar Gravatar-Humaniora - 12 November 2019
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis ceramah maulid nabi di Pemkot Makassar (Foto: ist/zonatimes.com)

ZONATIMES.COM, Makassar – Pemerintah Kota Makassar peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal 1441 Hijriah di Tribun Lapangan Karebosi, Senin, 11 November 2019.

Hadir langsung pejabat Walikota Makassar Iqbal Suhaeb dan jajaran lainnya dan juga Kakanwil Sulsel, Anwar Abubakar.

Menurut Iqbal, Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum bagi umat Islam untuk selalu menjaga kerukunan dan kedamaian.

“Kerukunan dan kedamaian tidak akan terwujud jika kita tidak bersatu. Kuncinya adalah harus bersatu sebagai masyarakat yang penuh dinamika dan majemuk. Umat Islam sangat cinta damai dan menjaga akhlaknya. Itulah tujuan Rasulullah SAW diutus ke dunia,” ujar Iqbal Suhaeb.

Baca Juga  Nurdin Abdullah Sebut Cucunya Takeshi Kritis: Banyak Pak Ogah di Jalan?

Selain itu juga hadir Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis, mengisi tauziah Maulid Nabi Muhammad SAW.

Disampaikan, Prof Hamdan Juhannis, makna dari Maulid Nabi Muhammad SAW di hadapan ratusan jemaah.

“Salah satu makna adalah bagaimana cara mendekatkan diri dengan Rasulullah Muhammad SAW. Beliau lebih dari 1000 tahun lalu, dan bisa saja terkaburkan contoh dari Nabi Muhammad,” katanya.

“Apalagi di Indonesia, hal ini adalah tradisi khas,” sambungnya lagi.

Sebelumnya, kegiatan ini diawali dengan penilaian lomba bakul Maulid dan becak hias diikuti 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Komentar

Baca Juga