Milad ke-6, HMJ Perbankan Syariah UINAM Gelar 3 Lomba

Gambar Gravatar
Sabtu, 09 Okt 2021, 7: 56 am-kampus

ZONATIMES.COM, Makassar – Himpunan Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) merayakan milad yang ke-6. Perayaan dibuka sejak Kamis 7 Oktober 2021 ini dirangkaikan dengan 3 jenis lomba. 

Pertama adalah Lomba National Essay Competition dengan tema “Indonesia Menuju Epicentrum Ekonomi Keuangan Syariah Dunia di Tengah Tantangan Pandemi Covid-19”.

Setidaknya ada 6 tim yang lolos ke babak presentasi secara online. Pengumuman juara akan disampaikan paling lambat Sabtu 9 Oktober 2021.

Kedua, Lomba Badminton. Dalam Lomba Badminton ada sekitar 16 tim yang mendaftar. Babak final yang dijuarai oleh 3 tim yaitu, Juara 1 diraih oleh Elektro UNHAS, Juara 2 diraih Bahasa dan Sastra Arab UIN, dan Juara Tiga diraih oleh Elektro PNUP. 

Lomba ketiga yaitu Speech Contest atau lomba pidato dalam lomba ini dilaksanakan secara online. Para peserta wajib mengirim hasil rekam pidatonya yang telah diedit sesuai bakat masing-masing. Video tersebut dikirim kepada juri yang akan menilai hasil rekaman pidato tersebut, pada lomba ini masih dalam proses penilaian juri. 

Adapun maksud inti dari penyelenggaraan perlombaan ini yaitu lomba pertama National Essay Competition untuk meningkatkan, membangun sifat kritis dan mengasah gagasan tentang Indonesia Menuju Ekonomi Keuangan Syariah Dunia di Tengah Tantangan Pandemi Covid-19 yang dituangkan lewat tulisan.

Lomba ini diadakan dengan tujuan untuk memfasilitasi para peserta lomba esai untuk mengembangkan minat dan bakat menulis mereka. Serta tujuan dari lomba Badminton ini untuk pengaktualisasian diri dalam proses pengembangan potensi para mahasiswa dalam bidang olahraga khususnya dalam bidang olahraga badminton. 

Adapun lomba Speech Contest atau lomba pidato adalah untuk menciptakan para generasi muda yang memiliki jiwa kepahlawanan dan memberikan peluang kesempatan bagi peserta untuk tetap berprestasi walaupun di tengah pandemi. (Nurul Fitrah Ilham)