oleh

Rektor Apresiasi Alumni UIN Alauddin Peraih Beasiswa S2 Qatar Foundation

Rabu, 05 Agu 2020, 4: 22 pm
Rektor UIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis Menerima Darul Ma'arif Arsy (Peraih Beasiswa S2 Qatar Foundation) di Ruang Rapatnya, Selasa (4/8/2020).

ZONATIMES.COM, Makassar – Adalah Darul Ma‘arif Arsy, alumni UIN Alauddin Makassar jurusan Tafsir Hadis yang meraih beasiswa S2 dari Qatar Foundation, kini Ia tengah menjalani studinya di Hamad bin Khalifa University (HBKU) Doha, Ibu Kota negara Qatar.

Darul yang kembali ke Indonesia karena pandemi Covid-19, menyempatkan waktu bersilaturahmi dengan Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis, Selasa (6/8/2020).

Di sela-sela kesibukan memantau jalannya UM-PTKIN 2020 yang digelar secara daring, Prof Hamdan menyambut kehadiran Darul dan menyampaikan apresiasi atas keberhasilannya meraih beasiswa bergengsi dari negara petro dollar tersebut.

Baca Juga  Buka Gebyar Tarbiyah 2019 UIN Alauddin, Dekan Pesan Tetap Sportif dan Solid

“Capaian nanda ini harus menjadi virus positif yang disebarkan ke mahasiswa-mahasiswa lain, juga pada para fresh graduate kampus kita,” harap Guru Besar Sosiologi UIN Alauddin tersebut.

Sementara itu, Darul yang diminta untuk menjelaskan perihal Beasiswa yang diperolehnya menjelaskan bahwa Beasiswa full yang ditawarkan Qatar Foundation dengan seleksi ketat untuk para International students mencakup akomodasi, transportasi (lokal dan international) dan uang saku.

“Beasiswa ini saya didapatkan setelah mengikuti seleksi berkas secara online dan wawancara melalui sambungan telepon dengan Professor dari jurusan yang dipilihnya,” ujarnya.

Baca Juga  UIN Alauddin, Kampus Ketiga Paling Diminati di UMPTKIN 2020

Saat ditanya tentang tentang iklim belajar di kampusnya kini, Darul yang juga alumni Student Mobility Program Australia dari Dirjen Pendis Kemenag RI tahun 2015, mengungkapkan bahwa jurusan Islamic Studies yang ia pilih menggunakan multidisciplinary approach.

Menariknya, sambung Darul, karena Islamic Studies di Universitas Hamad bin Khalifa menggabungkan khazanah klasik Timur Tengah dengan metodologi Barat yang didukung oleh dosen-dosen lulusan dari Timur Tengah dan Barat.

Sebagai alumni pertama UIN Alauddin yang memperoleh beasiswa Qatar Foundation, Darul berharap agar mahasiswa terus gigih mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi, baik persiapan nilai akademik, pengalaman organisasi, publikasi hingga sertifikat bahasa international.

Baca Juga  Rektor UNM Teteskan Air Mata saat Lantik 'Kabinet Kerja' Jilid 2

Kemudahan informasi di era digital, tambah Darul, adalah peluang sangat besar bagi generasi muda kampus peradaban untuk mengakses informasi beasiswa dari segala penjuru dunia.

Bahkan, bagi yang tidak diizinkan oleh orang tua untuk keluar negeri, beberapa kampus sudah membuka jurusan-jurusan tertentu dengan metode belajar jarak jauh (distance learning).

“Makanya tidak ada lagi alasan untuk tidak menambah ilmu dengan hadirnya kemudahan-kemudahan yang diberikan dunia digital, apapun jurusan yang diingingkan,” tutupnya.

Baca Juga