GP Ansor Kota Makassar

Saefuddin Muslimin Terpilih Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Rappocini

ZONATIMES.COM, MAKASSAR – GP Ansor Kota Makassar mengadakan rapat pembentukan Pimpinan Anak Cabang Kecamatan Rappocini di Warkop Bundu Hertasning, Rabu (17/3/2021) malam. Hadir 14 peserta rapat.

Dari hasil musyawarah, Saefuddin Muslimin diamanatkan sebagai Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Rappocini.

Ketua PC Ansor Makassar Harun Rasyid mengatakan, selain pembentukan Pimpinan Anak Cabang juga melaksanakan konsolidasi kader.

“Konsolidasi kader ini guna mempererat silaturahim juga memperjelas komitmen ber-Ansor sahabat-sahabat kader yang ada di Kecamatan Rappocini,” katanya.

Ketua PC Ansor Makassar Harun Rasyid berharap, setelah terbentuknya Pengurus PAC ini, agenda-agenda di kecamatan khususnya Rappocini bisa terlihat eksistensi pengurus PAC GP Ansor Rappocini.

“Tentunya Pengurus PAC GP Ansor Rappocini harus bersinergi dengan stakeholder di kecamatan dan punya asas manfaat dengan masyarakat rappocini,” ujarnya.

Ketua PC Ansor Makassar Harun Rasyid menambahkan, dalam agenda terdekat, ketua terpilih segera melakukan konsolidasi terkait stuktur Pengurus PAC.

“Saya tadi sampaikan ke ketua terpilih segera konsolidasi kembali terkait dengan struktur pengurus PAC Rappocini yang tentunya nanti akan berkoordinasi dengan ketua KK di pimpinan cabang GP Ansor Kota Makassar,” tambahnya.

Ketua PAC GP Ansor Kec.Rappocini Saefuddin Muslimin memberikan komentar bahwa di Rappocini ini merupakan pembentukan wilayah kerja baru.

“Rappocini ini adalah wilayah kerja baru artinya belum ada PAC disini sebelumnya, jadi ini adalah PAC yang baru dibentuk seperti yang diinformasikan tadi di musyawarah oleh Ketua PC Ansor Kota Makassar,” ungkapnya.

Lanjut Saefuddin menuturkan, agenda yang baru dilaksanakan tadi adalah pemilihan ketua dan pembentukan anak cabang sehingga harus melengkapi struktur.

“Jadi yang pertama kita lakukan adalah menyelesaikan semua perihal struktur dan administrasi, kemudian dalam waktu dekat kita akan mengadakan musyawarah kerja untuk menentukan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan kedepan tentu saja yang berbasis aswaja,” pungkasnya. (Fakhri Mahendra Sulaeman)