oleh

Demo, HMI Tarbiyah Tantang Kejati Sulsel Periksa Dugaan Korupsi Rumah Sakit UINAM

Gambar Gravatar-News - 9 Desember 2019
HMI Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar cabang Gowa Raya peringati Hari Anti Korupsi (Foto: Syukur/zonatimes.com)

ZONATIMES.COM, Makassar – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar  (UINAM) cabang Gowa Raya gelar aksi demonstrasi dalam rangka Hari Anti Korupsi.

Aksi demonstrasi ini dihelat puluhan massa di Jalan Sultan Alauddin depan kampus 1 UIN Alauddin Makassar, Senin, 9 Desember 2019.

Pantauan awak media, massa dengan membentangkan spanduk tertuliskan “Tolak UU KPK nomor 19 tahun 2019, Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi RS UINAM.

Massa aksi juga membakar ban dan menutup separuh Jalan Sultan Alauddin dengan mobil truk dan jadikan panggung orasinya, hingga akibatkan macet sepanjang jalan dari arah Kabupaten Gowa menuju Kota Makassar.

Baca Juga  Iqbal: Makassar Tidak Lockdown Seluruh Kota, Hanya Karantina Persial

“Korupsi di Indonesia semakin merajalela, lantas apa langkah pemerintah dalam menangani itu semua. Banyaknya pelaku korupsi yang ditangkap, namun hukum tak mampu melibas. Untuk itu setiap koruptor harus diberi efek jera,” teriak Ningsi, salah satu orator Kohati HMI Tarbiyah UIN Alauddin Makassar.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin, Al Fachmi Mahmud menyoroti proyek pembangunan Rumah Sakit (RS) UIN Alauddin Makassar yang dinilai mangkrak selama 4 tahun.

Fahmi menduga, ada penyimpangan yang terjadi dalam pembangunan RS Kampus UIN Alauddin Makassar. “Saya heran, kenapa RS itu sampai sekarang tidak selesai-selesai. Jangan sampai ada kongkalikong di tubuh pimpinan Kampus,” kata Fahmi.

Baca Juga  Gerak Misi Demo Copot Kepala Rutan dan KP Kelas 1 Makassar

Untuk itu, Fahmi tak segan-segan menantang Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulsel segera memeriksa proyek RS UIN Alauddin Makassar. “Saya secara tegas menantang Kejati Sulsel untuk segera mengusut tuntas RS UIN, sebab saya curiga terjadi praktik korupsi,” tegasnya.

Komentar

Baca Juga