oleh

Perempuan Ini Diperkosa Ramai-ramai Saat Jalani Karantina Covid-19 di Sekolah

Selasa, 28 Apr 2020, 4: 20 pm
Gambar ilustrasi korban pemerkosaan

ZONATIMES.COM – Di tengah pendemi virus Corona (Covid-19) ada saja orang yang sengaja memanfaatkan kondisi pendemi untuk melancarkan aksi tidak terpujinya. Seperti yang melanda seorang perempuan di India ini.

Saat menjalani karantina mandiri sejak pemberlakuan Lockdown akibat Covid-19, perempuan itu malah menjadi korban pemerkosaan oleh sekelompok pemuda di gedung sekolah yang sepi tempat ia karantina.

Kejadian tersebut, terjadi di Distrik Sawai Madhopur, Negara Bagian Rajasthan, pada pekan lalu. Pejabat kepolisian setempat Parth Sharma menjelaskan, korban bukan warga di daerah tersebut, melainkan pendatang.

Baca Juga  Viral di Medsos, Aksi Mahasiswa Hormat ala Nazi saat Acara Wisuda

Seharusnya perempuan itu ingin pulang kampung ke halamannya. Namun di tengah jalan, dia mendatangi kantor polisi untuk meminta tumpangan tinggal sementara sebelum melanjutkan perjalanan.

“Karena mengetahui perempuan itu pendatang, petugas pun mengarahkan agar dia menjalani karantina sejenak,” kata Sharma dikutip dari Reuters, Selasa (28/4/2020).

Namun karena di daerah itu tak ada fasilitas khusus karaantina, perempuan tersebut diarahkan ke sebuah sekolah yang kosong.

“Tiga pria warga lokal yang memerkosa perempuan itu di sekolah pada 23 April telah ditangkap dan dikirim ke penjara,” lanjutnya.

Baca Juga  Jerman Kecam Mahasiswa karena Hormat ala Nazi saat Acara Wisuda di Malaysia

Sharma melanjutkan, berdasarkan pengakuan korban, dia berjalan kaki selama beberapa hari dan tiba di Sawai Madhpur untuk berisitirahat. Dia diminta untuk menjalani karantina semalam untuk menjalani tes Covid-19.

“Kami tak tahu berapa lama pastinya dia berjalan dan dengan siapa saja sudah melakukan kontak, hasil tesnya belum diketahui,” ujarnya.

Pemberlakuan lockdown nasional berlangsung sejak bulan lalu. Akibatnya, jutaan orang yang mengandalkan penghasilan harian tak mendapatkan uang.

Mereka pun memilih pulang kampung, sebagian besar melakukannya dengan berjalan kaki bahkan sampai menempuh jarak ratusan kilometer.

Baca Juga