oleh

Katanya Diusir di Gedung NU Sulsel, Begini Penjelasan Kopri PKC dan PMII Metro Makassar

Gambar Gravatar-Regional - 19 Oktober 2019

ZONATIMES.COM, Makassar – Puluhan kader Kopri PKC PMII Sulsel, diduga diusir dari Aula Gedung NU Sulsel. Dari oknum yang mengaku dirinya kader PMII Metro Makassar.

Dugaan pengusiran itu, terjadi saat Korpri PMII Sulsel menggelar kegiatan Sekolah Kader Korpri di Gedung NU, Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu, 19 Oktober 2019.

Namun, tuduhan pengusiran terhadap Kopri PMII Sulsel, itu dibantah oleh Ketua l PMII Komisariat UIM Metro Makassar, Nurita Sari, menurutnya justru PMII Metro Makassar yang diusir.

“Insiden pengusiran itu tidak benar, kejadian sebenarnya justru sahabati PMII Metro Makassar yang diusir, karena dia dianggap bukan undangan,” ujar Nurita Sari ke awak media, Sabtu, 19 Oktober 2019.

Bahkan kata dia, kader-kader PMII Metro Makassar ikut membantu kegiatan SKK Kopri PMII Sulsel.

“Kader-kader PMII Metro Makassar justru membantu kegiatan SKK Kopri PMII Sulsel, baik mengangkat kursi, maupun mengatur konsumsi,” kata dia.

Dari insiden pengusiran itu, lanjut Nurita Sari, terjadilah percekcokan, antar PMII Metro Makassar dengan penyelenggaraan dari SKK Kopri PMII Sulsel.

“Terjadilah percekcokan, dan Ketua Umum PMII Rayon FAI UIM ditarik jilbabnya,” jelasnya.

Sebelumnya, dikabarkan juga dari Kopri PKC PMII Sulsel, dari pihaknya mengutarakan kekecewaannya atas tindakan yang dialaminya saat ingin melaksanakan kegiatan SKK Kopri di Gedung NU Sulsel.

“Kami jelas kecewa terhadap apa yang kami alami, kami juga berhak berkegiatan dan memakai gedung NU”. Kata Siti Khadijah Budiawan Sekretaris Kopri PKC PMII Sulsel kepada Awak media dilansir kabarnusantara, Sabtu, 19 Oktober 2019.

Insiden ini bermula, Lanjut Siti, saat ratusan oknum PMII Metro Makassar memaksa masuk di aula padahal mereka tidak memiliki undangan.

“Mereka juga berteriak kepada kami bahwa gedung NU ini adalah milik kami, bukan milik kalian,” jelasnya.

Menurutnya, informasi yang diperoleh bahwa panitia mengundang utusan peserta dari setiap Kabupaten/Kota yang memiliki SK Kepengurusan dari PB PMII.

“PMII Metro tidak memiliki SK Kepengurusan oleh PB. PMII lalu kenapa mereka menganggap bahwa Gedung NU milik mereka.? Dari hasil insiden ini untuk sementara kami menunda pembukaan kegiatan kami,” tutupnya.

Komentar

Baca Juga