oleh

Siswa SMAN 18 Bulukumba Dianiaya Hingga Tak Sadarkan Diri Oleh Sang Guru

Kamis, 05 Sep 2019, 1: 20 am
Saat di IGD RSUD Bulukumba, Korban masih dalam kondisi tak sadarkan diri

ZONATIMES.COM, BULUKUMBA – Tercorengnya dunia pendidikan kembali dipertontonkan oleh salah seorang guru UPT SMA Negeri 18 Bulukumba. Kekerasan terhadap siswanya sendiri yang berujung pada RSUD Bulukumba membuatnya harus berurusan dengan Pihak Kepolisian Resort Bulukumba, Sulawesi Selatan. Rabu, (04/09/2019).

Korban yang berinisial EN (15) adalah salah seorang siswa kelas 1 SMA di SMAN 18 Bulukumba yang diduga dianiaya oleh seorang gurunya sendiri bernama Arifuddin.

Diketahui kejadian ini terjadi sekitar pukul 07.30 WITA. Setelah dianiaya oleh gurunya lantaran sebuah kesalahpahaman siswa dan guru, korban dilarikan ke RSUD Bulukumba guna mendapatkan perawatan medis setelah sebelumnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Janaiyya.

Baca Juga  Dunia Jurnalis Berduka, Rifai Manangkasi Hembuskan Napas Terakhir di Kost Daerah Lutim

Korban yang berinisial EN ini mengalami luka di bagian leher dan betisnya, bahkan menurut informasi yang dihimpun oleh tim zonatimes.com korban ini dikabarkan dalam kondisi tidak sadarkan diri sesaat setelah dibawa ke RSUD Bulukumba.

Abdul Rajab selaku keluarga dari korban, mengaku sangat keberatan dan sangat menyayangkan hal ini terjadi dan menimpa keluarganya.

“Kami dari pihak korban sangat keberatan dan juga tidak menerima kejadian yang menimpa keluarga kami dikarenakan hal itu merusak fisik dan psikologi sang anak untuk tetap belajar disekolahnya. Hal ini harus di proses sesuai hukum yang berlaku, dan kami sudah melaporkan hal ini ke pihak kepolisian”, ujar Rajab.

Baca Juga  Dua Mal di Makassar Ditutup Cegah Corona

Disisi lain, Kanit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba, Bripka Ajis Safri mengaku menerima laporan tindak penganiayaan oknum guru SMAN 18 Bulukumba tersebut.

“Iya, terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Bulukumba. Kami belum bisa berikan keterangan lengkap karena belum ada hasil autopasi, dan kami akan tindaklanjuti secepatnya sesuai proses hukum,” tutur Ajis sapaan akrabya.

Komentar

Baca Juga