oleh

Tak Mau Kalah dari Jokowi, Ma’ruf Amin Tunjuk 8 Stafsus Wapres

Senin, 25 Nov 2019, 6: 10 pm
Wapres RI Ma'aruf Amin (Foto:Kompas/zonatimes.com)

ZONATIMES.COM, Jakarta – Setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Staf Khusus dari kalangan milenial, sekarang giliran Wakil Presiden Ma’ruf Amin resmi menunjukan Staf Khususnya.

Dilansir dari Kompas, Masduki Baidlowi, juru bicara Wakil Presiden RI menuturkan, para staf khusus ini akan memiliki tugas dan fungsi masing-masing.

“Ada delapan orang staf khusus. Itu dengan bidang masing-masing yang sesuai dengan nomenklatur yang sesuai dengan peraturan zaman wapres sebelumnya, Pak Jusuf Kalla,” kata Masduki di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Senin 25 November 2019.

Baca Juga  Mahasiswi UIN Alauddin Jadi Korban Pelecehan Seksual Lewat Video Call

Berikut pemabagian bidang tugas delapan staf khusus wakil presiden tersebut.

1. Muhammad Natsir
Natsir sebelumnya merupakan Menteri Riset dan Pendidikan Tinggi. Pada penugasan sebagai staf khusus ini, Natsir akan menangani bidang reformasi birokrasi yang didalamnya juga ada penanganan pendidikan.

2. Satya Arinanto
Satya merupakan staf khusus bidang hukum. Sebelumnya, Satya juga membantu Jusuf Kalla sebagai staf ahli. Saat ini Satya juga tercatat sebagai guru besar tata negara di Universitas Indonesia.

Baca Juga  Imam di Takalar Dibayar Gaji Rp 630 Juta

3. Sukriansyah S Latief,
Sosok Sukriansyah sebelumnya merupakan staf khusus menteri pertanian. Ia juga tercatat sebagai komisaris di Pupuk Indonesia semenjak Juni 2015. Pria yang akrab disebut dengan inisial UQ ini akan menjadi staf khusus terkait investasi.

4. Lukmanul Hakim
Saat ini, Lulmanul merupakan Direktur LPPOM Majelis Ulama Indonesia. Setelah ditetapkan sebagai staf khusus, Lukmanul akan membantu Wapres Ma’ruf dalam masalah-masalah terkait ekonomi.

5. Imam Aziz
Imam disebutkan sebagai alumni UIN Jogjakarta. Ia merupakan aktivis dan LSM, yang bergerak pada pemberdayaan masyarakat. Dalam jabatannya sebagai staf khusus, Lukman akan diserahi tanggung jawab terkait dengan pemberdayaan masyarakat, penanganan kemiskinan serta isu stunting.

Baca Juga  Update 24 Maret, Positif Corona di Sulsel Bertambah Jadi 4 Orang

6. Robikin Emhas
Pengurus PBNU ini akan menangani masalah komunikasi dan hubungan hubungan antar lembaga.

7. Masykuri Abdillah, guru besar UIN Jakarta

8. Masduki Baidlowi, Staf Khusus sekaligus juru bicara Wakil Presiden RI

Komentar

Baca Juga