Masalah Serius Terjadi Ketika Bunyi Rem Mobil Berdecit

Gambar Gravatar
Kamis, 01 Jul 2021, 5: 33 pm-Otomotif

ZONATIMES.COM, Otomotif – Rem merupakan salah satu sistem keselamatan pada kendaraan bermotor. Rem berfungsi menghentikan laju kendaraan. 

Hal yang menjadi perhatian serius ketika bunyi rem mobil berdecit. Bisa jadi karena adanya tumpukan kerak kotoran seperti debu atau residu oli di cakram dan tromol.

Perlu diketahui, bunyi-bunyi aneh yang keluar dari sistem rem, bisa mengindikasikan banyak hal. Bisa menandakan masalah besar maupun ringan. Jadi, patut waspada kalau rem mobil berdecit saat diinjak.

Apabila mobil mengeluarkan bunyi sreekk..sreekk.. saat diinjak, bisa menandakan kampas rem telah habis. 

Melansir Gridoto.com, kepala bagian teknis bengkel Auto 2000 Bintaro, Tangerang Selatan bernama Sartono menjelaskan gejala bunyi rem mobil berdecit. 

3 Masalah Penyebab Bunyi Rem Mobil Berdecit

Pertama, gejala ini muncul karena brake wear indicator pada kampas rem, bergesekan dengan disc brake, sehingga menimbulkan bunyi.

Kedua, jika bunyi berdecit muncul namun ketebalan kampas rem masih baik, bisa jadi kampas rem yang digunakan memiliki kualitas yang kurang bagus.

Ketiga, atau bisa juga rem yang bunyi menunjukan ada banyak kotoran pada permukaan kampas rem. Kotoran berupa debu ini bisa terjepit antara disc dengan kampas, sehingga menimbulkan bunyi.

Dari ketiga masalah tersebut dapat disimpulkan kalau masalah grinding noise pada rem mobil ini, rata-rata disebabkan pada sektor aktuator rem.

Namun selain hal-hal tadi, beberapa partikel berikut ini juga bisa menimbulkan bunyi-bunyi aneh pada sistem rem. Misalnya percikan air. Air memang memiliki sifat membersihkan, namun pada sistem pengereman mobil, air bisa menimbulkan bunyi decitan saat dilakukan pengereman.

Bunyi tersebut akan hilang ketika air yang nempel di peranti rem mengering.

Masalah lain yang membuat rem bunyi adalah tetesan oli. Oli tidak hanya mengganggu proses pengereman, tapi juga bisa menimbulkan bunyi. Sebab, oli menyebabkan gesekan antara kanvas dengan disc brake jadi licin, sehingga hasilnya berupa suara yang cukup nyaring saat kita tekan pedal rem.

Kondisi ini sangat berbahaya, karena dapat membuat kemampuan pengereman jadi kurang pakem. Debu atau kotoran pada permukaan disc brake, juga bisa menimbulkan bunyi.

Sebab, debu akan menghalangi permukaan brake pad mencengkram disc secara sempurna, yang ada malah muncul grinding noise.

Masalah ini sering terjadi pada sistem rem tromol yang memiliki desain tertutup. Debu ini bisa berasal dari polusi udara (debu jalan), atau dari serbuk kampas rem yang terkikis.

Nah, jika mendengar bunyi aneh di dalam kabin ketika tuas rem ditekan, bisa jadi sumber bunyi dari engsel pedal rem yang kurang pelumasan.

Berbagai penyebab rem mobil bunyi bisa dihindari dengan melakukan perawatan sistem pengereman secara rutin.