oleh

Dini Hari 55 Warga Sulsel Korban Wamena Berhasil Dievakuasi, Ini Nama & Asal Daerahnya

Gambar Gravatar-Peristiwa - 4 Oktober 2019

ZONATIMES.COM, Makassar – Sebanyak 55 orang pengungsi Wamena asal Sulawesi Selatan tiba di pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Jumat, 4 Oktober 2019.

Kedatangannya disambut langsung oleh Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb, didampingi Kadis Kesehatan Naisyatun Azikin, dan Kadis Sosial Kota Makassar Mukhtar Tahir.

Pengungsi ini nampak sumringah ketika menginjakkan kaki di Makassar. Ada haru dan bahagia yang mereka siratkan. Namun mengingat kembali kejadian beberapa hari silam, membuatnya sesekali menyeka air mata.

Baca Juga  Viral di Medsos Anak Tinggalkan Ibu Kandungnya di Toko, Ternyata Dibuang

Pj Wali Kota Iqbal Suhaeb memberikan semangat dan dukungan morilnya. Ia terlihat bercakap dengan pengungsi sembari bertanya akan kondisi yang terjadi di Wamena.

“Alhamdulillah saat ini sebanyak 55 orang asal Sulsel telah tiba di kota Makassar. Kita berharap agar seluruh pengungsi asal Sulsel dapat segera dievakuasi dan selanjutnya diberikan perhatian khusus agar kembali dapat melanjutkan kehidupan normal,” ujar Iqbal.

55 orang pengungsi ini terdiri dari 34 orang laki-laki, 14 orang wanita, dan 7 orang anak-anak. Adapun daerah asal para pengungsi yang tiba di pelabuhan ini yaitu Luwu Timur, Palopo, Jeneponto, Bantaeng dan Sinjai.

Baca Juga  Fenomena Pria Berhijab Syar'i, Muhammadiyah Minta Polisi Segera Selidiki Crosshijaber

Di hadapan Pj Wali Kota Makassar, Ebe salah satu pengungsi asal Jeneponto yang selamat dari konflik menuturkan perjuangannya bersama para pendatang lainnya saat insiden terjadi.

“Saya dari Jeneponto pak, ke Wamena berjualan kopi. Waktu kejadian semua tidak tahu, akibatnya kami berhamburan mencari pertolongan. Yang tidak sempat melarikan diri itulah yang menjadi korban. Alhamdulillah saya bersama anak bisa lari dan sekarang sudah di Makassar,” ungkapnya sembari menitikkan air mata.

Para pengungsi yang tiba di pelabuhan Makassar sudah disiapkan makanan dan asupan gizi lainnya. Tim medis dan para relawan juga siap siaga. Bus untuk membawa pengungsi ke daerah asalnya pun sudah disiapkan jadi bisa langsung berkumpul bersama keluarga.

Komentar

Baca Juga