Konsistensi Tomy Soal Pemberantasan Korupsi yang Kerap Disuarakan Kini Dipertanyakan


Minggu, 29 Nov 2020, 9: 01 pm-Pilkada

ZONATIMES.COM, Bulukumba – Hasanuddin Aktivis Penggiat Anti Korupsi Mahasiswa asal Bulukumba di Makassar, menilai Wakil bupati Bulukumba Tomy Satria yang maju kembali kali ini sebagai calon Bupati pada pilkada Bulukumba, Tidak konsisten untuk pemberantasan Korupsi di Bumi Panrita Lopi jika dirinya terpilih jadi Bupati, pasalnya Mantan Narapidana Korupsi Andi Muttamar Mattotorang direkrut masuk jadi Tim pemenangannya.

Aktivis penggiat anti korupsi ini mengingatkan Kepada Tomy bahwa tugasnya selaku wakil bupati adalah ketua tim tindaklanjut pada Pemerintah Daerahn Bulukumba yang fungsinya adalah mencegah Terjadinya Korupsi, justru dia (Tomy.red) memberdayakan Koruptor sebagai tim suksesnya adalah bukti Nyata bahwa tadak se-irama Kata dan perbuatannya.

“Inilah bukti nyata bahwa Tomy tidak akan konsisten dalam pemberantasan Korupsi, bahkan beberapa pejabat di Bulukumba Yg terjerat kasus korupsi adalah fakta bahwa Tomy gagal Sebagai ketua Tim Tindak lanjut Di Bulukumba, namun biarkan masyarakat Bulukumba Menilai mana Calon pemimpinnya yg konsisten dengan Narasi dan gagasannya diruang Publik, karena saat ini masyarakat sudah cerdas” tegas Hasanuddin.

asik pilkada bulukumba

Dapat diberitakan bahwa diduga ada 2 Mantan Narapidana Korupsi yang menjadi tim pemenangan Calon Bupati dan wakil Bupati di Bulukumba, yakni Andi Muttamar Mattotorang yang terjerat kasus korupsi Anggaran Bappeda Bulukumba tahun 2005 di Tim No. 3 Kacamataya dan Juharta terlibat kasus korupsi Anggaran Bappeda Tahun 2007, di Tim Asik Paslon No. 2.