oleh

Politisi PKS Tegaskan Tetap Dilan, Daeng Ical-Anwar Faruq

Selasa, 04 Agu 2020, 10: 55 pm
Dilan, Daeng Ical dan Anwar Faruq

ZONATIMES.COM, Makassar – Jelang pilkada serentak pada Desember 2020 mendatang, ada 4 pasangan bakal calon walikota Makassar yang akan bertarung salah satunya yakni pasangan Dg Ichal & Fadli Ananda (Dilan).

Dilan yang telah resmi mendapat dukungan dari PDIP kini menuai polemik. Pasalnya PKS yang notabene sudah dipastikan mengusung DILAN malah memunculkan polemik baru.

Salah satu Politisi PKS Rusli Rajab mengatakan bahwa dirinya siap all out jika Deng IcaL berpaket dengan ANwar Faruq (Dilan). Bahkan isu tersebut berasal dari arus bawah hingga mencuat ke DPP bahwa mengusung kader Adalah harga mati.

Baca Juga  Reses, Arifin Bando Janji Kawal Aspirasi Rakyat

“Aspirasi itu terlalu kuat, kami di DPD PKS Kota Makassar tak kuasa membendung, Insya Allah kami Tetap setia Menunggu kapan Daeng IchaL siap Ijab kabul, yang jelas selama proses Taaruf politik ini. Kami terus berbenah, berHusnudzon bahwa Deng ichal cepat lambat pasti Datang meminang,” ujar Rusli, Selasa (4/8/2020).

Masih kata dia, aspirasi ini bukan sekedar datang ujug ujug, bukan juga terkait teror politik.

“Dalam kesepakatan awal kami dengan Ichal, semuanya dibahas bersama dalam koalisi, termasuk soal wakil,” ucapnya.

Baca Juga  Kalahkan 4 Kandidat, Faisal Wahidin Raih Suara Terbanyak Pilkades Bulusibatang Jeneponto

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dalam perjalanannya jangankan soal wakil walikota, soal jubir saja. Namun Ichal bergerak tanpa bola, dengan mencatat nama kader kami jadi jubir tanpa kordinasi dengan PKS.

“Kami sekarang juga sedang dalam penyusunan tim pemenangan Anwar Faruq for Makassar 2020,” jelas dia.

“Jadi kami tunggu niat baik pihak dg Ichal untuk berbicara pada PKS secara institusi. Yang jelas kami tak pernah pun bercerita mencampakkan kawan. Kalau Daeng Ichal campakkan kita, itu sudah lain cerita,” terangnya.

Baca Juga  Periode Kedua Jokowi, Andi Etti Ingatkan Proyek Infrastruktur Sulsel yang Belum Tuntas

Sebelumnya isu politik merebak jika PKS enggan berkoalisi dengan PDIP. (*/rls)

Baca Juga