Tata Cara dan Niat Sholat Gerhana Bulan

Gambar Gravatar
Rabu, 26 Mei 2021, 1: 25 pm-read

ZONATIMES.COM – Gerhana bulan total atau biasa juga disebut Super Flower Blood Moon akan berlangsung, Rabu (26/5/2021) Pukul 18.18 WIB.

Apabila terjadi gerhana bulan, muslim disunnahkan untuk menunaikan sholat sunnah gerhana bulan.

Sholat gerhana Bulan sebaiknya dikerjakan secara berjamaah di masjid sebelum atau setelah sholat Subuh. Apalagi salat gerhana Bulan termasuk ke dalam amalan sunnah muakkad.

Shalat gerhana bulan total, dilakukan tanpa didahului dengan azan atau iqamat. Yang disunnahkan hanyalah panggilan sholat dengan lafaz ‘As-Shalatu Jamiah’.

Pelaksanaan sholat sunnah gerhana bulan dilakukan sebanyak 2 rakaat. Masing-masing rakaat dikerjakan dengan 2 kali berdiri, 2 kali membaca Surat Alquran, 2 ruku’ dan 2 sujud.

Adapun bacaan niat sholat sunnah gerhana bulan dibagi menjadi dua, yaitu: pertama jika menjadi imam sholat gerhana bulan: “Usholli sunnatal khusuufi rok’ataini imaaman lillahi ta’aalaa.” Artinya, “Aku niat sholat gerhana bulan dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Jika menjadi makmum sholat gerhana bulan: “Usholli sunnatal khusuufi rok’ataini ma’muuman lillahi ta’aalaa”.

Artinya, “Aku niat sholat gerhana bulan dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala”.

Jika melakukan sholat gerhana bulan sendirian: “Usholli sunnatal khusuufi rok’ataini lillahi ta’aalaa”. Artinya, “Aku niat sholat gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Gerhana Bulan

Lebih lengkapnya, berikut ini teknis tata cara salat gerhana bulan:

1. Sebelum memulai, membaca niat salat gerhana bulan

2. Takbiratul Ihram.

3. Setelah mengucapkan takbir, membaca taawudz dan Surat Al-Fatihah. Kemudian membaca surat panjang misalnya Al-Baqarah.

4. Karena dianjurkan memanjakan ruku’, bisa disertai dengan membaca tasbih selama 100 kali.

5. Kemudian bangkit tapi tidak membaca doa I’tidal, melainkan baca Surat Al-Fatihah. Setelah itu membaca surat yang lebih pendek

6. Ruku’ lagi dengan membaca tasbih selama 80 kali.

7. Kemudian bangkit dan membaca doa I’tidal.

8. Sujud dengan membaca tasbih 100 kali seperti waktu ruku’ pertama.

9. Duduk di antara dua sujud.

10. Sujud kedua dengan membaca tasbih 80 kali selama ruku’ kedua.

11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua.

12. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.

13. Namun setelah membaca Al-Fatihah dianjurkan membaca surat An-Nisa pada rakaat pertama. Untuk rakaat kedua dianjurkan membaca Surat Al-Maidah.

14. Mengucapkan salam.

Setelah melakukan salat, ada baiknya untuk terus  berdoa dan beristighfar kepada Allah SWT. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kagum sekaligus takut akan kekuasaan Allah SWT.

Selain itu, berdoa saat gerhana bulan merupakan waktu yang mustajab agar doa kita lekas dikabulkan oleh Allah SWT.