Perbedaan Gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy dan PSIS

ZONATIMES.COM – Perbedaan Gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy dan PSIS Semarang –

Pada saat ini, Pratama Arhan telah menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola Indonesia. Pasalnya, ia telah menjadi salah satu pemain Indonesia yang berkompetisi di kompetisi sepak bola profesional Jepang, tepatnya bersama klub Tokyo Verdy. Akan tetapi, perjalanan kariernya di Tokyo Verdy ternyata tidak berjalan sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan oleh banyak pihak.

Arhan, yang sebelumnya bermain untuk PSIS Semarang sebelum bergabung dengan Tokyo Verdy pada Maret 2022, mengalami kendala dalam mendapatkan menit bermain yang reguler bersama klub barunya ini. Meskipun ia tampil mengesankan selama bermain di PSIS Semarang, kariernya di Tokyo Verdy belum mengalami perkembangan yang signifikan.

Menurut data dari situs transfermarkt, Arhan hanya bermain sekali dalam kompetisi J2-League selama musim 2022-2023. Penampilannya ini terjadi dalam pertandingan melawan Shimizu Pulse. Total waktu bermain yang berhasil dikumpulkan oleh Arhan selama periode ini terbilang sangat minim, yaitu sekitar 256 menit saja. Jumlah ini tentu sangat kontras dengan ekspektasi banyak pihak yang mengharapkan peran penting dari pemain asal Indonesia ini dalam skuat Tokyo Verdy.

Gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy

Salah satu aspek yang sering menjadi perbincangan adalah gaji yang diterima oleh pemain sepak bola profesional. Gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy menjadi salah satu topik menarik yang cukup menjadi sorotan. Informasi mengenai gajinya di klub tersebut diungkapkan melalui sebuah unggahan di akun Instagram @transferliga2.

Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa media Jepang, Nenshuu, mengabarkan bahwa gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy mencapai kisaran 4-5 juta Yen per musim. Dalam konversi ke mata uang Rupiah, jumlah tersebut setara dengan sekitar 500-600 juta Rupiah. Ini adalah jumlah yang signifikan, tetapi harus diingat bahwa di dunia sepak bola, gaji pemain seringkali mencerminkan tingkat pengalaman, penampilan, dan ekspektasi yang diberikan kepada pemain tersebut.

Ngomongin Pemain Indonesia Baca Juga: Starting 11 Timnas Indonesia Terbaik Sepanjang Masa

Perincian Gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy

Jika kita menghitung secara rinci, gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy dapat didefinisikan sebagai berikut:

  • Gaji per musim: Rp500 juta
  • Gaji per bulan: Rp41 juta
  • Gaji per pekan: Rp11 juta
  • Gaji per hari: Rp1,5 juta
  • Gaji per jam: Rp64 ribu
  • Gaji per menit: Rp1.000

Angka-angka ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang besaran gaji yang diterima oleh Pratama Arhan selama bermain untuk Tokyo Verdy. Meskipun gajinya dianggap cukup besar dalam konteks kebanyakan pekerjaan, di dunia sepak bola, terutama di liga-liga top seperti Jepang, jumlah ini mungkin tidak terlalu mencolok.

Perbandingan dengan Gaji di PSIS Semarang

Namun, ketika kita membandingkan gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy dengan yang ia terima ketika bermain untuk PSIS Semarang, perbedaannya sangat signifikan. Beberapa sumber menyebutkan bahwa saat masih berseragam PSIS Semarang, Arhan mungkin mengantongi gaji sekitar Rp1,3 miliar per musim atau sekitar Rp27 juta per pekan. Ini adalah jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan dengan apa yang ia terima di Tokyo Verdy.

Meskipun perbedaan gaji ini bisa menjadi pertimbangan bagi pemain sepak bola profesional, Arhan tampaknya tidak terlalu mempersoalkan hal tersebut. Pemain yang sudah mengumpulkan 31 caps di Timnas Indonesia ini mengungkapkan bahwa salah satu tujuannya adalah untuk mendapatkan pengalaman bermain di luar negeri. Dengan bermain di liga Jepang, ia dapat mengasah kemampuannya dalam persaingan yang lebih tinggi dan mendapatkan pengalaman berharga yang mungkin sulit didapat jika tetap bermain di dalam negeri.

Kesimpulan

Gaji Pratama Arhan di Tokyo Verdy memang terbilang signifikan, tetapi jika dibandingkan dengan apa yang ia terima ketika bermain untuk PSIS Semarang, terdapat perbedaan yang cukup besar. Meskipun demikian, keputusan untuk bermain di luar negeri dan mengejar karier internasionalnya tampaknya menjadi prioritas bagi pemain muda ini. Pengalaman yang ia dapatkan di Jepang diharapkan akan membantunya tumbuh sebagai pemain dan berkontribusi lebih besar dalam sepak bola Indonesia di masa depan.