oleh

Dekan FTK PTKI se Indonesia Bahas PPG Daljab, Ini Kata Dr Marjuni

Gambar Gravatar-Zona Kampus - 14 September 2019

ZONATIMES.COM, Jakarta – Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis), menggelar rapat koordinasi penyamaan persepsi dalam kegiatan lokakarya Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG Daljab) di lingkup Kementerian Agama.

Rapat koordinasi penyamaan persepsi ini, dihadiri oleh dekan-dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan(FTK) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) se Indonesia sebagai penyelenggara PPG Daljab yang dilaksanakan di Hotel Grand Mercure Jakarta, sejak Rabu-Kamis ( 11-12/09/2019).

Rapat koordinasi penyamaan persepsi PPG Daljab di Hotel Grand Mercure Jakarta, Rabu-Kamis ( 11-12/09/2019).

Di forum rapat koordinasi itu, para dekan FTK PTKI se Indonesia merumuskan rencangan pelaksanaan kegiatan PPG Daljab nantinya.

Baca Juga  Teknik Arsitektur UIN Makassar Helat Archi Fest hingga 3 Desember

PPG Daljab ini, merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh para calon pendidik untuk pendalaman materi di bidang keahliannya masing-masing.

Ada beberapa poin yang menjadi fokus pembahasan di forum tersebut diantaranya, pengajuan prodi PPG baik dalam jabatan maupun prajabatan PMA 606, ketentuan SK PPG, lokakarya guru madrasah 8 SKS (5 SKS daring, 3 SKS perangkat pembelajaran, 1 SKS PTK), PPL, PAI dis kelompok.

Selanjutnya, JP Profesional 4, JP padagogik, diskusi materi yang belum dikuasai serta penguatan karakter, wawasan kebangsaan dan 4 pilar kebangsaan.

Baca Juga  Selaku Ketua Panitia, Rizwal Mahfudz : Pelantikan HIMSI UMI Akan Segera Kami Laksanakan

Selain itu para dekan FTK se Indonesia juga merumuskan beberapa poin dalam pembelajaran seperti, pelaksanaan praktek mengajar, manajemen, PTK, kegiatan siswa serta PPL model real teacing.

Dekan FTK UIN Alauddin Makassar Dr. Marjuni yang hadir pada rapat koordinasi tersebut, ia menganggap bahwa PPG Daljab sangat penting dan wajib di ikuti oleh seluruh calon peserta pendidik.

“PPG itu penting dan wajib di ikuti oleh para calon  pendidik untuk pendalaman materi bidang keahlian yang akan diajarkan nantinnya,” kata Dr Marjuni Sabtu, (14/09/2019).

Komentar

Baca Juga